Kulit manggis dapat mengusir radikal bebas

Kulit manggis dapat mengusir radikal bebas
13th November 2019 No Comments kulit manggis admin

Siapa sih tidak mengenal buah manggis yang merupakan buah lokal yang cukup terkenal dan menjadi buah favorit di Indonesia. Buah manggis ternyata memiliki banyak manfaatnya selain daging dan buahnya yang enak dan manis.

Sebuah penelitian menyebutkan Manfaat kulit manggis diantaranya:

Kulit buah manggis mengandung xanton dan xanton ini adalah zat zat yang kaya dengan zat gizi yang menajubkan.

Buah manggis dianggap sangat istimewa karena warnanya yang merah kehitaman, daging buahnya putih bersih dan berasa manis serta senyawa zat yang menjadi primadona itu adalah Xanton. Yang merupakan substansi kimia alami yang tergolong polyphonelic yang dihasilkan oleh metabolit sekunder.

Xanton ternyata tidak diketemukan pada buah buahan lain oleh karena itu buah manggis di juluki Queen of fruit (ratu buah).

buah manggis dan manfaatnya

Khasiat Xanton

Dalam tubuh manusia Xanton berfungsi untuk antioksidan, antiproliferasi, anti-inflamasi, dan antimikrobial.

Xanton ternyata mempunyai antioksidan yang kuat yang sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang pro-oxidant di dalam tubuh dan linkungan yang disebut radikal bebas.

Sejumlah peneliti menjelaskan, kulit manggis matang mengandung polyhydroxyxanton, yang merupakan derivat mangostin dan ß-mangostin, yang berfungsi sebagai antioksoidan, antibakteri, antitumor,dan antikanker.

Sifat antioksidan xanton melebihi vitamin E dan vitamin C, yang selama ini terkenal sebagai antioksidan tingkat tinggi. Hasil penelitian Martin (1980) menyatakan sifat antioksidan zat yang terdapat pada kulit manggis itu jauh
lebih efektif jika dibandingkan dengan antioksidan pada buah rambutan dan durian.

Sementara Martin dan Kanchanapoom (1998), Nakasone (1998), serta Paul(1998) menyatakan bahwa kulit buah manggis juga dapat digunakan sebagai obat. Nakatani et al. (2002) menyatakan bahwa dari hasil penelitiannya dengan sel tikus bahwa 5 mikrogram gamma-mangostin mampu menghentikan inflamasi dengan cara menghambat produksi enzim cyclooxygenase -2 yang menyebabkan inflamasi. Bahkan, gamma-mangostin mempunyai efek anti-inflamasi yang lebih baik dari obat anti-inflamsi dipasaran. Matsumo et al. ( 2003) dari Institut Internasional Bioteknologi Gifu menyatakan bahwa 10 mikron/ml alfamangostin yang diisolasi dari kulit buah manggis mampu menghambat sel leukimia HL-60 pada manusia. Pada tahun 2002, para ilmuwan The National Research Institute of Chinese Medicine di Taiwan berhasil menemukan khasiat garcinone E (derivat xanton) yang sangat efektif untuk menghambat kanker hati, kanker lambung, dan kanker paru.

Khasiat garcinone E jauh lebih efektif untuk menghambat sel kanker bila dibandingkan dengan obat kanker seperti flauraucil,cisplatin, vincristin, metohotrexete, dan mitoxiantrone.

Menurut Moongkarndi (2004) bahwa pericarp buah manggis dengan ekstrak kasar metanol efektif melawan kanker payudara. Ekstrak itu memberikan efek antiproliferasi yang dikaitkan dengan apoptosis pada lini
sel kanker payudara dengan penentuan perubahan morfologi dan fragmen DNA oligonucleosomal.
Jiang (2004) dan Nakatani (2002) mengatakan bahwa xanton dapat digunakan sebagai obat penyakit jantung dan penurun lipopolisakarida. Sebagai antimikrobial, kemampuan xanton telah diuji oleh Suksamrarn (2003). Pemberian 6,25 mikrogram/ml derivat xanton alpha-mangostin, beta-mangostin, dan Bgarcinone dapat menghambat bakteri TBC.

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *